Tim PAI 29, Melaksanakan Gebyar Ramadhan 1447 H

Kota Bima (03 /03 /2026)

Kehadiran Bulan suci Ramadhan menjadi suatu momentum yang sangat dinantikan oleh Umat Muslim di seluruh penjuru dunia. Tak terkecuali umat muslim di Indonesia, khususnya di Kota Bima, lebih-lebih warga sekolah SDN 29 Tanjung Kota Bima, yang begitu rindu datangnya Bulan Suci Ramadhan. Gegap gempita persiapan menyambut kedatangan Bulan penuh berkah dan ampunan ditandai dengan berbagai perencaaan acara yang ingin dilaksanakan pada saat kegiatan belajar mengajar yang diawali dengan kegiatan keagamaan yang diberi judul "Gebyar Ramadhan 1447 H".

Kegiatan Gebyar Ramadhan 1447 H, diadakan atas rencana matang seluruh Tim Pembina PAI (Pendidikan Agama Islam) yang terdiri dari Guru-guru Sarjana Pendidikan Agama Islam dan beberapa guru kelas. Kegiatan Ramadhan antara lain, Lomba Azan, Hafalan surah pendek, Tadarrus dan Ceramah. Lomba ini dilaksanakan berdasarkan kategori usia dan kelas. Lomba Azan diperuntukan untuk siswa laki-laki kelas 3, 4, dan 5. Lomba Hafalan surah pendek untuk kelas 1, 2, 3 dan 4. Lomba Tadarrus untuk kelas 5 dan 6, dan Lomba Ceramah untuk kelas 5 dan 6. Kegiatan Gebyar Ramadhan ini dimulai sejak tanggal 24 Februari 2026 setiap hari sekolah, dimulai jam 07.00 wita sampai jam 09.00 wita. Setelah kegiatan Ramadhan selesai, siswa diarahkan untuk kembali ke kelas masing-masing untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar serta pembagian MBG (Makanan Bergizi Gratis).

Pelaksanaan Gebyar Ramadhan ini, mendapat perhatian khusus dari Kepala Sekolah SDN 29 Tanjung Kota Bima, Bapak Ikbal Tanjung, S.Pd. Beliau memberikan dukungan khusus untuk kegiatan sekali setahun ini, dengan harapan semoga siswa-siswi yang mengikuti kegiatan ini dapat lebih memperdalam ilmu agama, serta dapat memahami apa yang mereka sampaikan. Pada waktu yang sama, siswa Non Muslim yang beragama Kresten Khatolik dan Protestan pun diberi kesempatan untuk melaksanakan kegiatan keagamaan yang di ajarkan langsug oleh pengajar dari Gereja dengan durasi waktu dan hari yang sama. Hal ini bertujuan agar seluruh siswa di SDN 29 Tanjung Kota Bima, diberi hak yang sama agar tidak menimbulkan kesenjangan sosial dalam mendapatkan hak dan kewajibannya sebagai umat beragama.